4 Cara Merawat Bayi Prematur yang Tepat dengan Penuh Kasih Sayang

20.30

Cara merawat bayi prematur sebenarnya kurang lebih sama seperti merawat bayi yang lahir normal, yaitu harus berhati-hati dan penuh dengan kasih sayang, hanya saja tentu perlu usaha dan ketelatenan untuk merawat bayi prematur jika dibandingkan merawat bayi yang lahir normal. Bayi prematur biasanya sudah diperbolehkan dibawa pulang ke rumah apabila sudah mendapat asupan ASI ataupun susu formula tanpa dibantu pipa nasogatrik, berat badannya naik dengan stabil serta suhu tubuh yang juga stabil pada udara biasa. Namun tentu sebagai orangtua, tetap ada kekhawatiran dan tantangan tersendiri untuk merawat bayi prematur. Sebab ia 3 kali lebih rentan terhadap penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Tak perlu khawatir, lakukan langkah-langkah di bawah ini untuk menjaga bayi prematur Anda tetap sehat dan bisa bertahan dengan baik hingga tahapan aman yang pertama, yaitu saat usianya menginjak 2 tahun:

1. Jadilah mama kangguru.
Perawatan mama kangguru adalah dengan cara memasukkan bayi Anda ke dalam baju sehingga ia langsung menyentuh kulit Anda, mencium aroma tubuh Anda, detak jantung Anda dan irama nafas Anda. Mungkin Anda masih asing dengan perawatan satu ini. Padahal manfaatnya cukup banyak, mulai dari menjaga agar bayi tetap hangat, membantu mengatur nafas dan detak jantung si kecil, memberikan sensasi nyaman sehingga membantunya tertidur pulas serta membangun ikatan yang lebih dalam antara ibu dan bayi.

2. Perhatikan posisi tidur.
Sindrom kematian mendadak pada bayi atau SDS merupakan sebuah sindrom yang salah satu penyebabnya adalah posisi tidur yang salah pada bayi. Bayi prematur memiliki resiko 2 kali lebih besar terkena sindrom ini, oleh sebab itu cara perawatan bayi prematur lainnya adalah dengan selalu memperhatikan posisi tidur si kecil. Pastikan ia selalu tidur terlentang, tidak miring ataupun tengkurap.

3. Jauhkan bayi dari orang sakit dan asap rokok.
Dua hal di dunia yang sangat berbahaya bagi bayi prematur: orang sakit dan asap rokok. Tidak ada yang lebih buruk dari kedua hal tersebut. Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa bayi prematur cenderung memiliki kerentanan daya tahan tubuh dibandingkan bayi normal. Jadi sebaiknya jauhkan bayi prematur Anda dari orang sakit (sekalipun itu Anda) dan juga asap rokok. Beritahu orang-orang di sekitar Anda untuk tidak sembarangan mencium si kecil atau merokok di dekatnya.

4. Selalu berikan ASI.
Jangan pernah skip pemberian ASI pada bayi prematur. Ini adalah cara merawat bayi prematur yang paling utama. Bahkan sekalipun si kecil harus digenjot nutrisinya dengan susu formula khusus yang diberikan dokter, namun bukan berarti Anda melepaskan ASI Anda. Anda benar-benar harus memberinya ASI eksklusif hingga ia berusia 24 bulan. Beragam tips dan panduan dalam dunia parenting bisa Anda temukan di Parenting Club.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »