Lima Prosedur Dasar Scuba Diving yang Wajib Anda Terapkan

04.12

Untuk melakukan scuba diving anda harus memahami dasar-dasar saat menyelam, agar semua berjalan dengan lancar. Berikut teknik dasar tersebut. Teknik yang pertama yakni teknis menjernihkan masker. Caranya ialah dengan menghirup udara dengan dalam melalui mulut. Lalu buka pada bagian bawah masker agar air terdorong keluar. Teknik ini sangat dibutuhkan karena adanya tekanan udara yang terdapat di dalam masker supaya air tidak mudah masuk. Kemudian teknik regulator recovery yang dilakuka saat mouthpiece terlepas. Dalam mengatasi kemungkinan terburuk, Anda dapat melakukan sweeping, dengan membuat gerakan seperti menyapu menggunakan tangan hingga selang regulator ikut tersapu. Anda pun dapat menggerakan kaki ke bahu belakang hingga dapat menemukan sambungan regulator dengan tabung oksigen.

Kemudian teknik regulator clearing yakni bocornya regulator ialah salah satu gangguan yang sering dialami oleh para penyelam saat melakukan scuba diving. Jangan pernah panic saat ini terjdi. Anda harus segera melakukan tindakan dengan cepat untuk mengeluarkan air yang ada di regulator secara otomatis dengan hanya menekan tombol purge. Apabila cara tersebut ternyata tidak berhasil, anda dapat meniup regulator sekencang mungkin hingga airnya berhasil keluar. Setelah kegiatan itu, bernapaslah untuk memastikan apakah air tersebut masih ada di dalam regulator.

Teknik yang keempat yakni teknik naik ke permukaan. Terdapat teknik yang harus Anda kuasai serta pahami saat akan naik ke permukaan air. Untuk mempraktikan teknik tersebut, Anda harus mematuhi beberapa prosedur yang sudah diterapkan. Satu hal penting yang harus diingat adalah memperhatikan kecepatan naik supaya tetap stabil, yaitu 9 m per menit. Setelah berhenti pada safety spot 5m dalam waktu tiga hingga lima menit, naiklah ke permukaan serta isi udara pada rompi apung agar Anda dapat mengapung. Lalu teknik terakhir adalah teknik berenang.Teknik berenang dalam scuba diving tentu sangat mengandalkan daya dorong kaki Anda. Sementara bagian tangan barguna untuk melakukan berbagai manuver saat Anda berada tepat di dalam air. Dalam hal ini, Anda harus memperhatikan kecepatan goyangan dari kaki Anda. Jangan sampai terlalu kencang, sebab kegiatan itu tentu akan menguras tenaga Anda dengan cepat hingga memicu memunculkan kram.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »